As Shabur

As Shabur

 

Alhamdulillah, setelah bersabar selama 2 hari tak melihat blogku karena dirumah PC lagi sakit. Masuk kantor pagi-pagi intip sebentar internet..ternyata para sahabatku rupanya sudah “Mengacau “di Blogkku. Yang membuatku harus bersabar sambil tersenyum melihat kelakuan para sahabat : KangBoed,Rismaka,Aditya,Blogodolar,desainlansekap,Yep, Bunda don.t worry ,mbak Dewi Yana,mbak Zee ,Yusupman,Saka,Aditya permana ,Sobat sehat ,dan lain-lainnya yang tak tersebut namanya

 

Terima kasihku yang tak terhingga atas jalinan saliturrahmi kalian selama ini.

 

Ngomong-ngomong tentang kesabaran yang sempat terucap di atas, ada sedikti renungan yang mungkin bisa di cerna dan diambil hikmanya :

 

 

 

Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu  dan      

berharap engkau akan berbicara  kepada KU, walaupun  

hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau  bersyukur 

kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang  terjadi   dalam hidupmu hari ini

atau kemarin  ……            

                                                      

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk  mempersiapkan                                       

diri untuk pergi bekerja  …….                      

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU 

tahu akan ada  sedikit waktu bagimu untuk berhenti  dan menyapaKU, tetapi 

engkau terlalu sibuk  ……… 

                                                                               

                         

Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama   

lima  belas menit tanpa melakukan apapun.

Kemudian AKU  Melihat engkau menggerakkan kakimu.

AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari 

ke telephone  dan menghubungi seorang teman untuk  mendengarkan  kabar 

terbaru.                           

                                                      

 

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU     

menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua     

kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu  sibuk  mengucapkan sesuatu 

kepadaKU.                         

                                                      

Sebelum makan siang AKU melihatmu  memandang         

sekeliling,  mungkin engkau merasa malu untuk          

berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa  engkau

tidak  menundukkan  kepalamu.                                 

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan 

melihat  beberapa temanmu berbicara dan menyebut     

namaKU  dengan lembut sebelum menyantap rizki  yang

AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya …….     

 

Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau 

akan  berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau  pulang     

kerumah kelihatannya seakan-akan banyak  hal yang harus kau 

kerjakan.                                   

                                                      

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan  TV,       

engkau menghabiskan banyak waktu  setiap  hari

didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara 

yg ditampilkan.

 

Kembali AKU menanti dengan sabar saat  engkau  menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau  tidak berbicara  kepadaKU ………        

                                                      

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu  lelah.      

Setelah mengucapkan selamat malam  kepada keluargamu,

kau melompat ketempat tidur dan tertidur  tanpa         

sepatahpun  namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir 

untukmu.                                        

                                                      

AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. 

AKU bahkan  ingin mengajarkan bagaimana bersabar     

terhadap  orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap 

hari AKU menantikan sepatah  kata, do’a, pikiran atau syukur dari 

hatimu.                                   

                                                      

Keesokan harinya …… engkau bangun kembali dan     

kembali  AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari  

ini  kau akan memberiku sedikit waktu untuk  menyapaKU        

……..Tapi yang  KU tunggu …….. tak kunjung tiba …… tak juga kau 

menyapaKU.                                         

                                                      

Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar  ……….     

Magrib ……… Isya dan  Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU …..  

tak ada sepatah  kata, tak ada seucap do’a, dan tak  

ada rasa, tak ada  harapan dan keinginan untuk  bersujud 

kepadaKU  ……….                                   

                                                      

Apa salahKU padamu …… wahai  HambaKU?????        

Rizki yang KU  limpahkan, kesehatan yang KU berikan, 

harta yang KU relakan,  makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang  

KUrahmatkan, apakah  hal itu tidak membuatmu ingat   

kepadaKU   ………… !!!!!!!                         

                                                       

Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap      

berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon 

perlindungan  KU, bersujud menghadap KU …… Yang  

selalu menyertaimu setiap  saat  …….. 

 

 

 

Pesan Chokey : “ Alaa bi dzikrillah Tatmainnul qulub”

                           “Ingatlah dengan berdzikir maka hati akan tenang”

 

Mari jadikan dzikir bagian dari aktifitas kita kapanpun, dimanapun, dan         bagaimanapun,

 

Diantara BISnis ada BISmillah

Diantara DOllar ada DOa…….. 

Diselah ISTIrahat ada  ISTIghfar    :D :D

Incoming search terms:

Share ke sini Yuk !:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Identi.ca
  • LinkedIn
  • Reddit
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz